Muslim Menzal Rimi Kaffir

Jika harta tidak dikembalikan sampai Muslim mencuri milik orang-orang kafir dan mati, bagaimana dengan Qishas?

menjawab:

Bismillah adalah sapaan Anda ‘ala Rasulillah, wa ba, shalatu.

Hari Penghakiman adalah hari di mana semua ciptaan dihakimi oleh semua tindakan. Pada saat itu, keadilan diselesaikan dan diselesaikan. Karena itu, tirani yang tidak berakhir di dunia akan dicoba nanti.

Allah berfirman.

ونضع الموازين القسط ليوم القيامة فلا تظلم نفس شيئا وإن كان مثقال حبة من خردل أتينا بها بكا وناا

"Kami akan menjaga skala yang tepat pada Hari Penghakiman sehingga tidak ada yang akan kalah. Dan jika (latihan) seberat biji sesawi, kami akan membawa (kompensasi). Dan kami cukup baik dengan kalkulator." (Surat Al An Villa: 47)

Allado berkata.

الْيَوْمَ تُجْزَى كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ لَا ظُلْمَ الْيَوْمَ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

"Hari ini, setiap jiwa dihargai untuk apa yang dia coba lakukan. Tidak ada ruginya hari ini. Jelas Allah dapat dengan cepat memperhatikan." (Sura mekar: 17)

Allado berkata.

إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُمْ مَيِّتُونَ. ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِنْدَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ

Anda akan mati, dan mereka juga akan mati. Kemudian kita akan berdebat satu sama lain pada Hari Kebangkitan di sisi rap. (Surat az-Zumar: 30-31)

At-Tabari menafsirkan ayat ini

ثم إن جميعكم ، المؤمنين والكافرين ، يوم القيامة عند ربكم تختصمون ؛ فيأخذ للمظلوم منكم من الظالم ، ويفصل بين جميعكم بالazi

Kemudian kalian semua, orang-orang percaya dan orang-orang yang tidak percaya, akan berdebat pada hari Penghakiman di sisi para rab. Mereka yang telah berbuat salah akan mengambil hak mereka dari mereka yang telah berbuat salah terhadap diri mereka sendiri. (Tafsir At-Tabari, 21/287)

Abdullah bin Wu Nice radhiyallahu & # 39; hadits anhu disebutkan oleh nabi sallallaahu'alayhi wa sallam kata

لا ينبغي لأحد من أهل النار, أن يدخل النار, وله عند أحد من أهل الجنة حق, حتى أقصه منه, ولا ينبغي لأحد من أهل الجنة أن لمهال النمحمالمالمحمالمالمالمالمالمالمالمالمالمالمالمحمال, قلنا: كيف وإنا إنما نأتي الله عز وجل عراة غرلا بهما? Versi: "بِالْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ.

Tidaklah pantas bagi ahli neraka untuk masuk neraka, tetapi sampai qisas dari hak itu terpenuhi, ia masih memiliki hak-hak yang belum dicapai oleh penghuni surga. Dan tidak pantas bagi seorang ahli surgawi untuk memasuki langit, tetapi bahkan jika hanya ada satu lempengan, ada salah satu penghuni neraka yang memiliki hak untuk melakukannya sampai qisas dilaksanakan. Teman-teman berkata, "Bagaimana kita bisa melakukan qisas tanpa memiliki apa-apa sementara kita menghadapi Tuhan dalam keadaan telanjang?" Nabi menjawab sallallaahu'alayhi wa sallam"Untuk dosa dan pahala" (dijelaskan oleh Ahmad 16042 dan dipegang oleh Syuaib al-Arnauth).

Syekh al-Islam menjelaskan hadis ini.

فَبَيَّنَ فِي الْحَدِيثِ الْعَدْلَ وَالْقِصَاصَ بَيْنَ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَأَهْلِ النَّارِ

Dalam hadits ini, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menggambarkan definisi dan Qishas antara penghuni surga dan penghuni neraka. (Mazumu Alpha Tawa, 18/188)

Berdasarkan informasi di atas, kita sampai pada kesimpulan bahwa Muslim yang salah akan dihukum pada Hari Penghakiman.

Sheikh Soleh al-Fauzan pernah ditanyai tentang kesalahan umat Islam terhadap orang-orang kafir.

Jawabannya adalah

الله أعلم ، المهم أن القصاص يجري يوم القيامة بين الناس من باب إقامة العدل ، أما كيف يقتص: فالله أعلم

Alarm setelah allah, Yang jelas adalah, dalam konteks mendukung keadilan, Qishas antar-manusia pada Hari Penghakiman. Allahu a lam selama prosedur melawan Qishas. (http://www.alfawzan.af.org.sa/node/6537)

Allah setelah Allah.

Jawaban oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Direksi Konsultasisyariah.com)

Anda dapat membaca artikel ini melalui aplikasi Hubungi Ustadz untuk Android.
Unduh sekarang!!

Menjadi sponsor dan DONATURE untuk mendukung Yufid.

  • Akun donasi : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. Jaringan YUASAN YUFID
  • Konfirmasi donasi Telepon: 087-738-394-989

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here