Gunakan Pampers Saat Ihram

Jika Anda memiliki anak dengan bayi Anda, Anda bisa memberikannya kepada pamper Anda. Ketika tidak ada pakaian pria, seharusnya tidak ada pakaian dalam.

Jawaban:

Bismillah adalah sapaan Anda ‘ala Rasulillah, wa ba, shalatu.

Di antara peraturan pakaian yang berlaku untuk pria jika Ihram tidak bisa memakai pakaian yang disesuaikan.

Berdasarkan hadits Ibnu Umar radhiyallahu’anhumaRasul Lula sallallaahu’alayhi wa sallam Kepada teman yang ingin membaca

لا تلبسوا القميص ولا السراويلات ولا العمائم, ولا البرانس إلا أن يكون أحد ليست له نعلان, فليلبوني

"Jangan mengenakan jubah, celana, turban, roti (jaket dengan tutup kepala) atau sepatu. Orang yang tidak memakai sandal harus memakai sepatu dan memotong bagian bawah pergelangan kaki." (Dijelaskan oleh Buchhari 1838 dan Muslim 1177)

Para ahli memahami bahwa hadits di atas tidak melarang berpakaian dengan elemen menjahit. Namun yang dimaksud adalah pakaian yang disesuaikan yang membentuk tubuh. Di sana, Rasul Lula sallallaahu’alayhi wa sallam Kutip daftar beberapa pakaian yang membentuk lekukan yang biasanya Anda kenakan di masa lalu.

Dijelaskan Imam Ibn Baz.

Klik untuk melihat lebih banyak lagi.

Hukum tidak menjadi masalah bahkan jika orang Iram menjahit kain yang sobek atau berlubang ini. Apa yang orang Ihram tidak dapat kenakan adalah karena itu adalah pakaian yang dirancang untuk mengikuti kurva tungkai. (Majmu & # 39; Fatawa Ibn Baz, 11/17).

Menurut hadits ini, memakai manjakan termasuk dalam kategori larangan. Ini karena damper mengandung kurva.

Ada sejarah Aisyah. radhiyallahu’Anha Bisa pakai celana dalam (tubban).

Di Sahih Bukhari,

وَلَمْ تَرَ عَائِشَةُ-رضى الله عنها-بِالتُّبَّانِ بَأْسًا لِلَّذِينَ يَرْحَلُونَ هَوْدَجَهَا

Aisha diizinkan mengenakan pakaian dalam untuk mereka yang pergi seperti unta. (Bukkari, Mual Lak, at-Indah Indah Al-Iram Branch).

Sheikh Abdul Karim Al-Kud Hare menjelaskan:

جوزته للحاجة ، والأطفال أحوج إلى هذه الحفائظ من أولئك الذين جوزت لهم عائشة الإحرام بالتباةةةةةةةة

Aisyah bisa mengenakan pakaian dalam karena kebutuhan (al-Hajah). Dan bayi-bayi harus berpakaian seperti orang yang memanjakan daripada yang diizinkan Aisyah bagi Aisha untuk mengenakan pakaian dalam. Karena itu, bagi anak-anak yang ingin ihram menggunakan pampers, alasan kebutuhannya sangat kuat. (http://iswy.co/evgl2)

Menurut uraian di atas, tidak penting bagi anak-anak untuk memanjakan bayi, sehingga tidak perlu khawatir ketika basah selama tawaf atau sa. Namun, sebelum mencair, pastikan pamper yang digunakan bebas debu.

Demikianlah Alarm setelah allah

Jawaban oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Direksi Konsultasisyariah.com)

Anda dapat membaca artikel ini melalui aplikasi Hubungi Ustadz untuk Android.
Unduh sekarang !!

Menjadi Sponsor dan DONATURE untuk mendukung Yufid.

  • Akun donasi : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. Jaringan YUASAN YUFID
  • Periksa donasi Telepon: 087-738-394-989

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here