Hukum menggabungkan puasa Syawal dan puasa Qodho

Assalamualaikum ustadz, Allah dapat melindungi Anda dan keluarga Anda .. Ingin bertanya apakah niat puasa disertai dengan niat puasa?
Barracuda setelah picum

Diposting oleh: Amarullah

menjawab:

Bismillah walhamdulillah adalah sholaatu wassalam "du Rasulillah wa ba".

Dalam studi para cendekiawan, kedua aliran sesat itu digabungkan menjadi satu niat dan disebut tasyriik. Ini diperbolehkan, tetapi ada peraturan yang jelas.

Apakah kita telah kembali ke jenis ibadah untuk disatukan pada titik niat.

Sengaja, ada dua jenis ibadah.

pertama, Maqsudah Bidzatiha adalah ibadah yang disengaja.

kedua, Ghoiru Maqsudah Bidzatiha, yaitu beribadah di negara Sudan.

Setelah mengetahui dua jenis ibadah di atas, ketentuan berikut mungkin atau tidak bisa menggabungkan niat kedua ibadah.

-Tasyrik legal Itu dilakukan dalam berbagai jenis ibadah. Dengan kata lain, status pelayanan Maqsudah Bidzatiha, status ibadah Ghoiru Maqsudah Bidzatiha.

Sebagaimana dinyatakan dalam Fatawa Islam nomor 6579

وحكمه أنه إذا كان في الوسائل أو مما يتداخل صح ، وحصل المطلوب من العبادتين

"Cara menggabungkan niat ibadah (tasyrik) dilakukan secara hukum dengan keadaan ibadah (Ghoiru Maqsudah Bidzatiha). Jadi dengan tasyrik, Anda mendapat dua hadiah ibadah sekaligus."

Iya:

Puasa di tengah bulan sehingga Anda memiliki semua niat Anda untuk berpuasa sunnah Ayyamul Bidh. Ini valid karena status kedua layanan berbeda.

Puasa, Maqsudah Bidzatiha. Ghoiru Maqsudah Bidzatiha selama puasa Sunnah di Ayyamul Bidh. Menangkan dua penghargaan kultus sekaligus untuk siapa yang melakukan ini.

Kita tahu bahwa puasa Sunnah Ayyamul Bidh berstatus Ghoiru Maqsudah Bidzatiha. Ini karena tujuan dari tata ibadah adalah untuk mengisi waktu di pertengahan bulan dengan puasa. Tidak ada jenis puasa yang ditentukan, apakah puasa itu wajib atau puasa. Status sebagai sarana Ayyamul Bidh.

-Tasyrik tidak sah Itu dilakukan dalam layanan dengan status yang sama dengan Maqsudah Bidzatiha.

Masih dijelaskan dalam Fatawa Islam nomor 6579.

وأما الجمع بين عبادتين مقصودتين بذاتهما … فلا يصح التشريك ، لأن كل عبادة مستقلة عن الأخرى مبات باات

"Tidak sah untuk menggabungkan dua layanan ibadah dengan status Maqsudah Bidzatiha. Setiap jenis ibadah dilakukan semata-mata dan mengikuti instruksi Syariah. Anda tidak dapat memasuki layanan lain."

Dengan kata lain, ibadah memang dimaksudkan bukan hanya sebagai sila, tetapi atas perintah Syariah. Karena itu, masing-masing membutuhkan niat sendiri yang tidak dapat digabungkan.

Iya:

Siapa pun yang melakukan Junggido pada saat yang sama mencoba untuk berdoa doa fajar, dikombinasikan dengan rawatibah atau matahari fajar. Maka itu tidak valid. Ini karena aliran sesat ini seperti yang diarahkan oleh perintah Maqsudah Bidzatiha atau Syariah.

Bagaimana dengan Puasa Syawal dan Ramadan Qodho?

Anda bisa tahu dengan melihat status kedua layanan tersebut.

Kemudian dalam pelajaran kami, Anda dapat melihat:

Puasa -Qodho adalah ibadah yang dimaksudkan oleh Syariah. Demikianlah keadaan Bidqatiha Maqsudah.

Kami tahu ini karena, misalnya, kami tidak dapat membayar cepat untuk Senin hingga Senin, Senin. Ia harus berspesialisasi dalam puasa dengan tujuan puasa.

-Fasting Shawwal berada di negara yang sama; Hanya berbicara Visa Tiha.

Karena puasa 6 hari di bulan Syawal, ibadah dilakukan oleh perintah Syariah. Menurut deskripsi hadits tentang kebajikan para lajang Syawal,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

"Dia yang berpuasa Ramadhan mengikutinya dengan puasa sunnah selama enam hari di Shawwal. Kemudian dia akan diberi imbalan seperti tahun puasa." (SDM. Muslim)

Dari sini nampaknya puasa Syawal bukan hanya penilaian, tetapi puasa sunnah khusus yang didominasi oleh syari'ah. Kita dapat melihat ini dalam kalimat hadits َمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ. “Kemudian dia mengikutinya dengan puasa sunnah selama enam hari di Shawwal”, kalimat ini menunjukkan bahwa puasa Shawwal adalah ibadah yang independen. Oleh karena itu, tidak mungkin untuk menggabungkan niat dengan layanan lain dengan status yang sama.

Syekh Abdul Aziz bin Baz La Hima Hula menjelaskan.

وأما أن تصوم الست بنية القضاء والست فلا يظهر لنا أنه يحصل لها بذلك أجر الست ، فالست تحتاج إلىنة نعم.

"Anda tidak akan mendapatkan hadiah puasa 6 hari untuk puasa 6 hari dengan maksud membayar puasa Ramadhan (qodho & # 39;) untuk puasa 6 hari dan puasa 6 hari. Jadi 6 hari Shawwal Puasa memerlukan niat khusus pada tanggal tertentu. "(Dikutip dari halaman resmi)

Untuk menggabungkan qodho ramadhan puasa (qodho & # 39;), Anda dapat berpuasa Ayyamul Bidh pada hari Senin tanggal 3 setiap bulan dan berpuasa di Hari Arafah atau Asyuro.

Atau, puasa Syawal dapat dikombinasikan dengan puasa Ayyamul Bidh dan Senin Kamis untuk menerima hadiah ganda.

Aram Bus Showwrap setelah Walla.

******

Jawaban oleh Ustadz Ahmad Anshori, Lc
(PP Hamalatul Qur & # 39; seorang Yogyakarta dan Instruktur di situs pengasuh thehumairo.com)

Menjadi sponsor dan DONATURE untuk mendukung Yufid.

  • Akun donasi : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. Jaringan YUASAN YUFID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here